🌟 **INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT (IKM) DPMPTSP KABUPATEN PEKALONGAN SEMESTER 1 TAHUN 2026**
Alhamdulillah, berdasarkan hasil Survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Periode Januari–Juni 2026, DPMPTSP Kabupaten Pekalongan memperoleh nilai 92,77 dengan kategori Sangat Baik (Mutu Pelayanan A).
Hasil ini diperoleh dari 589 responden yang telah memberikan penilaian dan masukan terhadap pelayanan kami.
Pencapaian ini merupakan wujud kepercayaan masyarakat sekaligus menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menghadirkan pelayanan perizinan yang semakin cepat, mudah, transparan, dan profesional.
Rabu, 1 Juli 2026
Budidaya ikan nila salin di Kabupaten Pekalongan memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan sebagai sektor perikanan unggulan berbasis tambak. Ikan nila salin dikenal memiliki daya adaptasi tinggi terhadap lingkungan berkadar garam, pertumbuhan relatif cepat, serta permintaan pasar yang terus meningkat. Pengembangan budidaya ikan Nila Salin juga dinilai mampu menjadi alternatif usaha bagi masyarakat pesisir, khususnya pada tambak-tambak yang sebelumnya digunakan untuk komoditas lain namun mengalami penurunan produktivitas. Proses budidayanya relatif mudah, biaya pemeliharaan lebih efisien, serta dapat dilakukan dengan sistem tradisional maupun intensif sesuai kemampuan pembudidaya. Apabila didukung dengan penguatan teknologi budidaya, akses pasar, dan pengolahan hasil perikanan, komoditas ikan nila salin dapat menjadi salah satu peluang investasi dan penggerak pertumbuhan ekonomi kawasan pesisir di Kabupaten Pekalongan.
Kecamatan Tirto:
1. Desa Jeruksari
2. Desa Mulyorejo
Kecamatan Siwalan:
1. Desa Depok
2. Desa Blacanan
Kecamatan Wonokerto:
1. Desa Api - Api
2. Desa Pecakaran
3. Desa Tratebang
4. Desa Wonokerto
REMINDER LKPM
Halo, Pelaku Usaha! 👋
Jangan lupa menyampaikan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) sesuai dengan periode pelaporan yang berlaku.
Masih mengalami kendala dalam menyampaikan LKPM? Jangan khawatir, kami siap membantu proses penyampaian LKPM Anda.
Silakan datang langsung ke Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Pekalongan untuk mendapatkan layanan pendampingan pada jadwal berikut:
🗓️ Senin–Rabu: 08.00–15.00 WIB
🗓️ Kamis: 08.00–15.00 WIB
🗓️ Jumat: 08.00–11.00 WIB
Atau hubungi Call Center DPMPTSP Kabupaten Pekalongan:
📞 0851-7107-9911
Yuk, laporkan LKPM tepat waktu. Bersama kita wujudkan iklim investasi yang tertib, mudah, dan berkualitas demi mendukung pertumbuhan investasi di Kabupaten Pekalongan.
Rabu, 1 Juli 2026
Selamat Memperingati Hari Bhayangkara ke-80
1 Juli 2026! 🚔
"80 Tahun Polri Mengabdi Untuk Masyarakat"
Delapan dekade pengabdian menjadi bukti komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Semoga di Hari Bhayangkara ke-80 ini, Polri semakin profesional dan terpercaya dalam mengayomi, melindungi, serta melayani masyarakat demi mewujudkan Indonesia yang aman, damai, dan sejahtera.
Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian seluruh insan Bhayangkara untuk negeri.
Dirgahayu Bhayangkara ke-80!
🇮🇩 Polri Presisi untuk Negeri, Mengabdi Tanpa Henti.
Rabu, 1 Juli 2026
Selamat Memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33
"Ayah Wajib Hadir"
Keluarga adalah tempat pertama anak belajar tentang kasih sayang, nilai kehidupan, dan masa depan. Kehadiran ayah bukan hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pendamping, pelindung, pendidik, dan teladan bagi tumbuh kembang anak.
Mari bersama membangun keluarga yang harmonis, penuh cinta, dan saling menguatkan demi mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkarakter.
Keluarga kuat, Indonesia hebat.
Ayah hadir, keluarga bahagia, anak terlindungi. ❤️
Senin, 29 Juni 2026
5. Desa Pesangrahan
Produksi: 157.902 kg/tahun
Senin, 29 Juni 2026
Kabupaten Pekalongan memiliki potensi pengembangan komoditas durian yang cukup besar, terutama di wilayah dataran tinggi dan perbukitan. Kondisi geografis dengan curah hujan yang tinggi, tanah subur, serta iklim yang sejuk menjadi faktor pendukung tumbuh optimalnya tanaman durian di Kabupaten Pekalongan. Produksi durian di Kabupaten Pekalongan umumnya berasal dari kebun rakyat yang dikelola secara turun-temurun. Selain sebagai komoditas pertanian, durian juga berpotensi dikembangkan menjadi produk olahan lain dan diintegrasikan dengan sektor pariwisata. Potensi durian juga didukung oleh Pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui penyelenggaraan Festival Durian Lolong yang menjadi salah satu agenda unggulan daerah untuk mempromosikan durian lokal sekaligus menarik wisatawan.
271,458,40 Kintal/tahun Lokasi Budidaya:
Kecamatan Doro
1. Desa Lemahabang
2. Desa Dororejo
3. Desa Rogoselo
Kecamatan Talun
1. Desa Kalirejo
2. Desa Donowangun
3. Desa Sengare
4. Desa Randusari
Kecamatan Karanganyar
1. Desa Lolong
2. Desa Pedawang
3. Desa Pododadi
Kecamatan Doro 23931,7 Hektar
Kecamatan Talut 27.366,9 Hektar
Kecamatan Karanganyar 285.804 Hektar
Senin, 29 Juni 2026
Ayam petelur merupakan salah satu komoditas peternakan unggulan Kabupaten Pekalongan. Jumlah ayam di Kabupaten Pekalongan pada tahun 2023 sejumlah 249.190 ekor, tahun 2024 sejumlah 507.835 ekor, dan tahun 2025 sejumlah 508.892 ekor dengan lebutuhan pakan per ekor 110 - 120 gram. Lokasi budidaya ayam petelur tersebar di beberapa wilayah khususnya Kecamatan Talun dan Kecamatan Doro dengan luas lahan budidaya di Kecamatan Talun mencapai 120.000 m2 dan Kecamatan Doro mencapai 44.000 m2.
Untuk memenuhi kebutuhan pakan saat ini, para peternak masih embuat pakan sendiri dengan bahan baku konsentrat, jagung dan bekatul dengan cara pembuatan pakan masih dilakukan secara manual sehingga pakan yang dihasilkan belum konsisten kualitasnya. Selain kualitas yang masih kurang konsisten, ketahanan pakan yang dihasilkan pun hanya dapat bertahan untuk satu hari. Artinya para peternak ini harus membuat pakan setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan pakan ayam tersebut. Harga bahan baku pembuatan pakan ternak juga tidak stabil karena peternak juga membeli bahan baku dengan jumlah yang sedikit sehingga harganya relatif mahal. Alternatif lainnya para peternak juga membeli pakan jadi yang harganya tentu lebih mahal.
Peran investor dalam hal produksi pakan ayam petelur yang berkualitas dan terjangkau diharapkan dapat memperbaiki kondisi tersebut dan meningkatkan produktivitas usaha ayam petelur di Kabupaten Pekalongan.
Senin, 29 Juni 2026
Kopi merupakan salah satu komoditas unggulan yang memiliki potensi besar untuk ekspor sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan perekonomian daerah, Jawa Tengah sendiri dikenal sebagai salah satu sentra produksi kopi dengan luas perkebunan yang terus berkembang serta menghasilkan produk-produk yang berkualitas baik. Pemerintah Kabupaten Pekalongan juga mendorong pengembangan kopi melalui program intensifikasi dan ekstensifikasi perkebunan agar produksi kopi daerah dapat terus meningkat. Dengan melalui ekspor ini diharapkan komoditas kopi dari Jawa Tengah semakin dikenal di pasar internasional sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku usaha di daerah. Kopi ini menawarkan sinergi keuntungan yang kompetitif baik bagi investor maupun masyarakat desa setempat.
Kecamatan Kandangserang
1. Desa Trajumas
2. Desa Sukoharjo
3. Desa Gembong
4. Desa Karanggondang
Kecamatan Talun
1. Desa Harjosari
2. Desa Randusari
3. Desa Rogoselo
Kecamatan Karanganyar
1. Desa Pododadi
2. Desa Pedawang
Kecamatan Doro
1. Desa Botosari
2. Desa Donowangun
3. Desa Sengare
4. Desa Jolotigo
Kecamatan Petungkriyono
1. Desa Curug Muncar
2. Desa Telaga Indro
3. Desa Songgodadi
4. Desa Kayu Puring
5. Desa Kasimpar
Kecamatan Lebakbarang
1. Desa Wonosido
2. Desa Tembalang Gunung
3. Desa Kuto Rembet
4. Desa Lebarangbarang
5. Desa Depok
Kecamatan Paninggaran
1. Desa Domyang
2. Desa Tenogo
3. Desa Werdi
Kopi lokal Kabupaten Pekalongan menawarkan sinergi keuntungan yang kompetitif baik bagi investor maupun masyarakat desa setempat. Produk kopi dari pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kabupaten Pekalongan berhasil menembus pasar internasional, sebanyak 17 ton green bean kopi diekspor ke pasar Eropa yaiyu ke Negara Makedonia dan Yunani dengan nilai transaksi sekitar Rp2,4 miliar. Berdasarkan informasi dari pihak eksportir, permintaan kopi dari Pekalongan di pasar Yunani cukup tinggi. Pemerintah Kabupaten Pekalongan mengapresiasi keberhasilan CVLKN yang merupakan UMKM binaan Pemerintah Kabupaten Pekalongan bersama Bank Indonesia. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pelaku usaha daerah mampu bersaing di pasar global.
Produksi/tahun (Kg):
271,458,40 Kintal/tahun meliputi semua Kecamatan
Luas Panen (Ha)
Kecamatan Doro 71,65 Hektar
Kecamatan Talun 64,55 Hektar
Kecamatan Kandangserang 114,60 Hektar
Kecamatan Petungkriyono 210,5 Hektar
Kecamatan Paninggaran 150,44 Hektar
Kecamatan Lebakbarang 119,69 Hektar
Kecamatan Karanganyar 8 Hektar
Senin, 29 Juni 2026
Salah satu aspek penting dalam perhitungan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan suatu negara adalah tingkat pertumbuhan listriknya. Pemerintah mempunyai target pada Tahun 2026 pasokan energi yang berasal dari sumber daya energi terbarukan mencapai 20%. Untuk merealisasikannya maka pemanfaatan sumber daya energi primer terbarukan mulai digalakkan dengan pembangunan PLTMH yang diharapkan mampu mereposisi fungsi PLTD yang memiliki biaya operasional sangat
Jumlah Pelanggan listrik PLN di Kabupaten Pekalongan pada Tahun 2025 sebanyak 267.065 pelanggan, jumlah daya listrik terjual di PLN di Kabupaten Pekalongan sebanyak 601.594.080 Kwh. Pembangkit listrik Tenaga mini Hidro (PLTMH) merupakan investasi prospektif jangka panjang.
Jaringan transportasi pada rencana lokasi berada pada kelas jalan kabupaten yang mana akses dari lokasi berjarak ±115 Km dari exit tol Bojong Kabupaten Pekalongan, dengan waktu tempuh melalui jalur darat (Jalan Tol) 45 menit-60 menit. Terdapat 4 lokasi potensial untuk pendirian PLMT di Kabupaten
Pekalongan, antara lain :
a. Potensi energi air sungai Welo dengan potensi daya listrik 118.689 kW. Terdapat 14 titik pada Daerah aliran sungai Welo di Kecamatan Petungkriyono 6 lokasi, Kecamatan Doro 4 lokasi dan kecamatan talun 4 lokasi.
b. Potensi energi air sungai Sengkarang dengan potensi 29.750 kW. Energi pada titik tertinggi dari Sungai Sengkarang adalah Terdapat 4 titik yang berlokasi pada DAS Sengkarang, 3 lokasi berada di Kecamatan Petungkriyono dan Lebakbarang
c. Potensi energi air sungai Genteng dengan potensi 11.883 kW, dibangun pada DAS Genteng dengan tipe aliran langsung. Dengan dibangunnya PLTM Lambur ini maka berpotensi untuk membantu memenuhi kebutuhan kekurangan daya listrik
d. Sungai Paingan, Terdapat 2 (dua) titik potensi pengembangan PLTMH di DAS Paingan, potensi energi yang adalah 4.237-4790 kW dengan potensi daya Listrik 2.119-2.395 kW Kecamatan Paninggaran dan Kecamatan Kajen.
Senin, 29 Juni 2026