Berita terbaru dari DPMPTSP Kabupaten Pekalongan
Halo sobat DPMPTSP! 👋
Jika sobat bertanya "Kalau saya sudah punya izin Perdagangan Besar, boleh nggak ya tambah KBLI Perdagangan Eceran di NIB yang sama?"
Jawabannya adalah: TIDAK BISA. ❌
NIB yang telah memiliki KBLI Perdagangan Besar (skala Distributor/Grosir) tidak dapat menambahkan KBLI Perdagangan Eceran (penjualan langsung ke konsumen akhir).
Kenapa? Karena terdapat pemisahan basis aktivitas usaha dan komoditas antara skala besar dan eceran untuk menjaga ekosistem pasar yang sehat.
Kamis, 7 Mei 2026
[Gambar]
[Gambar]
Halo Sobat DPMPTSP! 👋
Pernahkah kamu bingung apakah Yasayan dapat menambahkan KBLI Sektor Perdaganan?
Jawabannya: TIDAK BISA YA, SOBAT! ❌
Karena Yayasan bersifat Non-Profit (Nirlaba) yang berfokus pada bidang sosial, keagamaan, dan kemanusiaan. Sedangkan KBLI Sektor Perdagangan murni ditujukan untuk mencari keuntungan (Profit-Oriented).
Jangan sampai salah pilih KBLI ya, agar perizinanmu lancar dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Rabu, 6 Mei 2026
[Gambar]
[Gambar]
[Gambar]
[Gambar]
Kajen – (Plt.) Bupati Pekalongan H. Sukirman, S.S., M.S., bertindak sebagai inspektur upacara dalam Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026 yang diselenggarakan di Lapangan Belakang Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pekalongan turut mengikuti upacara yang berlangsung pada Senin (2/5/2026) tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Plt. Bupati Pekalongan Sukirman selaku pembina upacara membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed.
Setelah membacakan sambutan Mendikdasmen, Sukirman menegaskan pentingnya peningkatan kualitas dan profesionalisme aparatur serta seluruh unsur pendidikan. Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pekalongan telah menjalin komunikasi dengan sejumlah perguruan tinggi di Jawa Tengah guna membuka peluang kerja sama di sektor pendidikan.
“Beberapa pekan lalu, kami bersama Sekretaris Daerah telah berkomunikasi dengan berbagai perguruan tinggi di Jawa Tengah. Kami tengah mengkaji sejumlah program unggulan untuk dikerjasamakan,” ujarnya.
Salah satu program yang sedang dipersiapkan yakni program akselerasi pendidikan bagi aparatur sipil negara (ASN). Program tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana (S1) maupun magister (S2) dengan masa studi yang lebih singkat tanpa mengganggu pelaksanaan tugas dan fungsi kedinasan.
“Melalui program akselerasi ini, peserta tetap dapat bekerja seperti biasa, namun masa studi dipersingkat dan ijazah yang diperoleh tetap legal. Ini menjadi peluang besar untuk meningkatkan kualitas diri,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah dalam waktu dekat akan melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah perguruan tinggi. Setelah proses tersebut selesai, informasi teknis terkait pelaksanaan program akan diumumkan secara resmi kepada masyarakat.
Selain peningkatan kualitas sumber daya manusia, Sukirman juga menekankan pentingnya peningkatan capaian sektor pendidikan, khususnya dalam upaya menurunkan angka anak tidak sekolah di Kabupaten Pekalongan. Menurutnya, seluruh anak harus memperoleh akses pendidikan yang layak dan merata.
“Penurunan angka anak tidak sekolah menjadi kewajiban kita bersama. Semua anak di Kabupaten Pekalongan harus terlayani pendidikan dengan baik,” tegasnya.
Ia juga mendorong keberlanjutan pendidikan bagi peserta didik hingga jenjang yang lebih tinggi. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan berbagai pihak guna mewujudkan sistem pendidikan yang semakin baik.
Melalui berbagai langkah tersebut, diharapkan kualitas pendidikan di Kabupaten Pekalongan terus meningkat serta mampu menciptakan generasi yang unggul dan berdaya saing.
Sabtu, 2 Mei 2026
MPP Kabupaten Pekalongan mengadakan apel peringatan Hari Kartini 21 April 2026.
Apel dipimpin oleh Plt. Kepala DPMPTSP Kabupaten Pekalongan, Ibu Maria Goretti Krisnurendah, S.E. dan diikuti seluruh pegawai dengan mengenakan pakaian kebaya nasional bagi perempuan serta koko putih dan bersarung bagi laki-laki.
Pembina apel membacakan sambutan yang ditulis oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).
Momentum ini menjadi pengingat untuk terus melanjutkan perjuangan Kartini dalam mewujudkan kesetaraan dan pemberdayaan perempuan di segala bidang.
Selasa, 21 April 2026
Hi, Sobat DPMPTSP
Belakangan ini marak penipuan yang mengatasnamakan layanan OSS untuk pengurusan KKPR. Modusnya beragam, mulai dari pengiriman tagihan tidak resmi hingga permintaan pembayaran melalui jalur pribadi.
Pastikan anda hanya melakukan pembayaran PNBP melalui SIMPONI dan menerima informasi tagihan langsung dari akun OSS-mu.
Ingat, tidak ada pembayaran di awal, tidak melalui pihak ketiga, dan tidak bisa dicicil.
Hubungi OSS Indonesia maupun Hotline Resmi KKPR jika ada indikasi penipuan!
Selasa, 21 April 2026
Berita terbaru dari DPMPTSP Kabupaten Pekalongan
Halo sobat DPMPTSP! 👋
Jika sobat bertanya "Kalau saya sudah punya izin Perdagangan Besar, boleh nggak ya tambah KBLI Perdagangan Eceran di NIB yang sama?"
Jawabannya adalah: TIDAK BISA. ❌
NIB yang telah memiliki KBLI Perdagangan Besar (skala Distributor/Grosir) tidak dapat menambahkan KBLI Perdagangan Eceran (penjualan langsung ke konsumen akhir).
Kenapa? Karena terdapat pemisahan basis aktivitas usaha dan komoditas antara skala besar dan eceran untuk menjaga ekosistem pasar yang sehat.
Kamis, 7 Mei 2026
[Gambar]
[Gambar]
Halo Sobat DPMPTSP! 👋
Pernahkah kamu bingung apakah Yasayan dapat menambahkan KBLI Sektor Perdaganan?
Jawabannya: TIDAK BISA YA, SOBAT! ❌
Karena Yayasan bersifat Non-Profit (Nirlaba) yang berfokus pada bidang sosial, keagamaan, dan kemanusiaan. Sedangkan KBLI Sektor Perdagangan murni ditujukan untuk mencari keuntungan (Profit-Oriented).
Jangan sampai salah pilih KBLI ya, agar perizinanmu lancar dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Rabu, 6 Mei 2026
[Gambar]
[Gambar]
[Gambar]
[Gambar]
Kajen – (Plt.) Bupati Pekalongan H. Sukirman, S.S., M.S., bertindak sebagai inspektur upacara dalam Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026 yang diselenggarakan di Lapangan Belakang Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pekalongan turut mengikuti upacara yang berlangsung pada Senin (2/5/2026) tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Plt. Bupati Pekalongan Sukirman selaku pembina upacara membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed.
Setelah membacakan sambutan Mendikdasmen, Sukirman menegaskan pentingnya peningkatan kualitas dan profesionalisme aparatur serta seluruh unsur pendidikan. Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pekalongan telah menjalin komunikasi dengan sejumlah perguruan tinggi di Jawa Tengah guna membuka peluang kerja sama di sektor pendidikan.
“Beberapa pekan lalu, kami bersama Sekretaris Daerah telah berkomunikasi dengan berbagai perguruan tinggi di Jawa Tengah. Kami tengah mengkaji sejumlah program unggulan untuk dikerjasamakan,” ujarnya.
Salah satu program yang sedang dipersiapkan yakni program akselerasi pendidikan bagi aparatur sipil negara (ASN). Program tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana (S1) maupun magister (S2) dengan masa studi yang lebih singkat tanpa mengganggu pelaksanaan tugas dan fungsi kedinasan.
“Melalui program akselerasi ini, peserta tetap dapat bekerja seperti biasa, namun masa studi dipersingkat dan ijazah yang diperoleh tetap legal. Ini menjadi peluang besar untuk meningkatkan kualitas diri,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah dalam waktu dekat akan melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah perguruan tinggi. Setelah proses tersebut selesai, informasi teknis terkait pelaksanaan program akan diumumkan secara resmi kepada masyarakat.
Selain peningkatan kualitas sumber daya manusia, Sukirman juga menekankan pentingnya peningkatan capaian sektor pendidikan, khususnya dalam upaya menurunkan angka anak tidak sekolah di Kabupaten Pekalongan. Menurutnya, seluruh anak harus memperoleh akses pendidikan yang layak dan merata.
“Penurunan angka anak tidak sekolah menjadi kewajiban kita bersama. Semua anak di Kabupaten Pekalongan harus terlayani pendidikan dengan baik,” tegasnya.
Ia juga mendorong keberlanjutan pendidikan bagi peserta didik hingga jenjang yang lebih tinggi. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan berbagai pihak guna mewujudkan sistem pendidikan yang semakin baik.
Melalui berbagai langkah tersebut, diharapkan kualitas pendidikan di Kabupaten Pekalongan terus meningkat serta mampu menciptakan generasi yang unggul dan berdaya saing.
Sabtu, 2 Mei 2026
MPP Kabupaten Pekalongan mengadakan apel peringatan Hari Kartini 21 April 2026.
Apel dipimpin oleh Plt. Kepala DPMPTSP Kabupaten Pekalongan, Ibu Maria Goretti Krisnurendah, S.E. dan diikuti seluruh pegawai dengan mengenakan pakaian kebaya nasional bagi perempuan serta koko putih dan bersarung bagi laki-laki.
Pembina apel membacakan sambutan yang ditulis oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).
Momentum ini menjadi pengingat untuk terus melanjutkan perjuangan Kartini dalam mewujudkan kesetaraan dan pemberdayaan perempuan di segala bidang.
Selasa, 21 April 2026
Hi, Sobat DPMPTSP
Belakangan ini marak penipuan yang mengatasnamakan layanan OSS untuk pengurusan KKPR. Modusnya beragam, mulai dari pengiriman tagihan tidak resmi hingga permintaan pembayaran melalui jalur pribadi.
Pastikan anda hanya melakukan pembayaran PNBP melalui SIMPONI dan menerima informasi tagihan langsung dari akun OSS-mu.
Ingat, tidak ada pembayaran di awal, tidak melalui pihak ketiga, dan tidak bisa dicicil.
Hubungi OSS Indonesia maupun Hotline Resmi KKPR jika ada indikasi penipuan!
Selasa, 21 April 2026